Langsung ke konten
Estontinc

Terbit 3 menit baca

Langganan Google Play: fitur baru untuk bayar sesuai pemakaian, paket tim, dan retensi

Google Play mengumumkan cara baru menjual dan mempertahankan langganan, dari saldo prabayar sampai paket tim. Fungsi tiap fitur dan aplikasi yang paling diuntungkan.

Meteran kaca di samping tumpukan koin kaca dan cincin perpanjangan, ilustrasi fitur baru langganan Google Play

Langganan Google Play mendapat perubahan terbesarnya dalam beberapa tahun. Pada 29 September 2026, Google Play mengumumkan kemampuan baru di Android Developers Blog, termasuk bayar sesuai pemakaian, pembelian banyak langganan untuk tim, keranjang campuran, dan bundel lintas developer, ditambah alat untuk menahan pelanggan agar tidak berhenti.

Kalau bisnismu menjual, atau berencana menjual, langganan di dalam aplikasi Android, fitur ini mengubah model harga mana yang praktis dipakai. Berikut isi pengumumannya menurut tulisan resmi Google Play, dan cara yang kami sarankan untuk bersiap.

Empat cara baru menjual langganan di Google Play

Tabel fitur baru langganan Google Play: multi-quantity, usage-based billing, mixed carts, dan bundel lintas developer, beserta fungsi dan kecocokannya

Multi-quantity subscriptions

Multi-Quantity Subscription Purchase memungkinkan pengguna membeli beberapa langganan dalam satu transaksi, lalu membagikannya sebagai seat ke anggota tim atau siswa. Selama ini paket tim di aplikasi mobile biasanya butuh jalan memutar, misalnya checkout lewat web. Google Play menyebut aplikasi produktivitas, edukasi, dan AI generatif sebagai yang paling cocok.

Usage-based billing

Usage-Based Billing memungkinkan penagihan prabayar berbasis pemakaian: saldo pengguna terisi ulang otomatis setiap kali turun di bawah batas yang ditentukan. Ini cocok untuk aplikasi yang biayanya berubah mengikuti pemakaian, terutama fitur AI yang setiap permintaannya punya biaya komputasi nyata.

Mixed carts

Mixed Carts memungkinkan langganan yang diperpanjang otomatis dan produk sekali beli diproses dalam satu panggilan API dan satu checkout. Aplikasi kebugaran, misalnya, bisa menjual paket bulanan sekaligus program awal sekali beli dalam satu pembelian.

Cross-developer bundling

Cross-Developer Bundling memungkinkan kamu membuat dan menjual satu bundel berisi dua langganan atau lebih yang saling melengkapi, baik di antara aplikasimu sendiri maupun bersama developer lain.

Alat untuk mengurangi pelanggan yang berhenti

Alat retensi langganan Google Play: In-App Messaging API, Dynamic Grace Period, Retention Offers dan Plan Change, serta Winback Offers

Menjual langganan baru separuh pekerjaan. Pengumuman yang sama membahas separuh lainnya, yaitu mempertahankan pelanggan:

  • In-App Messaging API. Mengajak pengguna memperbaiki masalah pembayaran dan memberi tahu perubahan harga di dalam aplikasi. Google Play menyebut API ini sudah tersedia untuk semua developer dan sangat menyarankan untuk memakainya.
  • Dynamic Grace Period. Memakai machine learning dan model heuristik untuk menyesuaikan masa tenggang tiap pelanggan setelah pembayaran ditolak.
  • Retention Offers. Menampilkan insentif dari developer, seperti diskon, langsung di alur pembatalan Play Store.
  • Plan Change. Menyarankan paket yang lebih murah kepada pengguna yang hendak berhenti.
  • Subscription Winback Offers. Menjangkau bekas pelanggan langsung di Google Play Store.

Kapan fitur ini bisa dipakai?

Belum semuanya terbuka untuk setiap developer. Google Play mencatat banyak fitur ini sudah tersedia atau sedang bergulir bertahap lewat Early Access Program, dan menyarankan menghubungi partner manager Google Play kalau tertarik. In-App Messaging API adalah yang secara tegas disebut sudah tersedia untuk semua developer.

Artinya langkah praktis hari ini adalah perencanaan: tentukan model yang cocok untuk produkmu, supaya siap saat aksesnya terbuka untuk akunmu.

Cara menyiapkan aplikasimu

Checklist menyiapkan fitur baru langganan Google Play: petakan harga ke pemakaian, pilih seat atau bundel, pakai In-App Messaging, rancang alur pembatalan, pantau churn, dan tanyakan early access
  1. Petakan harga ke pemakaian nyata. Daftar apa saja yang benar-benar memakan biaya per pengguna, seperti permintaan AI, penyimpanan, atau dukungan.
  2. Pilih modelnya. Seat untuk tim, pemakaian untuk fitur terukur, bundel untuk penawaran bersama mitra. Sering kali paket tetap ditambah isi ulang pemakaian adalah awal yang paling sederhana.
  3. Pakai In-App Messaging API sekarang. Sudah tersedia dan membantu menyelamatkan pembayaran yang biasanya gagal diam-diam.
  4. Rancang alur pembatalan. Tentukan apa yang kamu tawarkan ke pengguna yang mau pergi: diskon, paket lebih murah, atau tidak ada.
  5. Ukur churn dan pemulihan. Kamu butuh angka awal sebelum bisa menilai apakah sebuah tawaran berhasil.

Kalau kamu juga berjualan di iPhone, bandingkan dengan perubahan dari Apple di artikel kami tentang bundles dan suites langganan iOS 27, supaya kedua toko memakai logika harga yang sama.

Artinya untuk bisnismu

Selama bertahun-tahun, langganan di aplikasi mobile mendorong semua produk ke satu bentuk: satu pengguna, satu harga bulanan tetap. Seat tim dan penagihan berbasis pemakaian membuat harga bisa mengikuti cara pelanggan benar-benar memakai produk. Ini paling terasa untuk alat B2B, aplikasi edukasi, dan fitur AI, karena harga tetap sering terlalu mahal bagi pengguna ringan atau merugi untuk pengguna berat.

Logika penagihan juga pekerjaan engineering yang serius. Hak akses, pembagian seat, dan saldo pemakaian butuh backend yang andal, dan kesalahannya langsung terlihat sebagai pendapatan yang hilang. Kami sarankan memasukkannya ke estimasi sejak awal. Panduan kami soal biaya pembuatan aplikasi menjelaskan bagaimana fitur seperti ini memengaruhi anggaran.

Bagaimana Estontinc membantu

Estontinc adalah software house di Malang dengan 100+ proyek dan 50+ klien selama lebih dari enam tahun. Lewat jasa pembuatan aplikasi mobile, kami merancang alur harga, mengintegrasikan Google Play Billing, dan membangun layar retensi. Tim custom software dan API kami membangun backend yang mencatat seat, pemakaian, dan status langganan.

Kamu mendapat demo mingguan, dan source code menjadi milikmu. Ceritakan produkmu lewat halaman kontak, dan kami balas dalam 24 jam dengan rencana, timeline, dan estimasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang baru di langganan Google Play tahun 2026?

Pada 29 September 2026, Google Play mengumumkan multi-quantity subscriptions, usage-based billing, mixed carts, dan cross-developer bundling, beserta alat retensi seperti Dynamic Grace Period, Retention Offers, Plan Change, dan Winback Offers. Banyak di antaranya sudah tersedia atau bergulir bertahap lewat Early Access Program.

Apa itu usage-based billing di Google Play?

Usage-based billing adalah penagihan prabayar berbasis pemakaian. Pengguna punya saldo yang terisi ulang otomatis setiap kali turun di bawah batas yang kamu tentukan. Model ini cocok untuk aplikasi yang biayanya mengikuti pemakaian, seperti fitur AI, karena harga bulanan tetap tidak mencerminkan konsumsi tiap pengguna.

Apakah bisa menjual langganan untuk tim di aplikasi Android?

Bisa. Multi-Quantity Subscription Purchase memungkinkan pengguna membeli beberapa langganan dalam satu transaksi dan membagikannya sebagai seat ke anggota tim atau siswa. Google Play menyebut fitur ini bergulir bertahap, jadi cek ketersediaannya untuk akunmu lewat partner manager Google Play.

Bagaimana cara mengurangi pembatalan langganan di Google Play?

Mulai dari In-App Messaging API yang sudah tersedia untuk semua developer, untuk menyelamatkan pembayaran yang gagal. Lalu pertimbangkan Retention Offers yang menampilkan diskon di alur pembatalan Play Store, Plan Change untuk menyarankan paket lebih murah, dan Winback Offers untuk menjangkau bekas pelanggan.

Sumber

Fakta dan angka di artikel ini berasal dari sumber resmi berikut.

  • Android
  • Mobile apps
  • Google Play
  • Subscriptions
Lihat semua artikel

Punya ide? Mari wujudkan jadi software.

Ceritakan apa yang ingin Anda bangun. Kami balas dengan rencana, timeline, dan estimasi yang jelas, gratis dan tanpa kewajiban.

  • Konsultasi gratis
  • Balasan dalam 24 jam
  • NDA jika diperlukan